Apa itu Nat Keramik
Nat keramik merupakan pengisi celah antara keramik yang digunakan untuk menutup rongga yang sengaja dikosongi antara keramik lantai. Bisa juga digunakan untuk menentukan apakah keramik-mu kuat atau tidak, nat yang kuat akan membuat keramik tidak mudah lepas. Karena nat keramik terbuat dari mortar instan, membuatnya bertekstur lebih fleksibel sehingga tidak membuat keramik mudah retak dan pecah.
Jenis-Jenis Nat Keramik
Pemilihan nat keramik tidak boleh sembarangan, kamu harus memilih sesuai lokasi pengisian keramik, misalkan untuk tempat lembab atau tempat kering. Karena ada 4 jenis nat keramik dengan bahan dan ketahanan yang berbeda-beda, yaitu epoxy, grout semen, grout pasir, dan grout non-pasir.
Fungsi Nat Pada Keramik
1. Menentukan Kekuatan Keramik Lantai
Nat keramik berfungsi untuk menentukan kekuatan keramik lantaimu. Keramik yang kuat berarti keramik yang tidak mudah retak dan mengembung akibat penguapan.
Nat keramik sika dapat menjadi pilihan yang tepat karena dicampur dengan bahan semen, pengisi celah, zat pewarna, dan perekat sintetis yang berkualitas tinggi. Tahan terhadap jamur dan lumut ialah fungsi nat keramik sika, sangat cocok dipakai di tempat yang sering terkena air, seperti kamar mandi dan dapur.
Selain itu, pastikan komposisi pengadukan sudah benar. Sebelum mengisi celah menggunakan nat keramik, kamu perlu terlebih dahulu mengaduknya dengan air. Jika takaran air berlebih, akan menyebabkan keramik mudah retak akibat penguapan.
2. Mencegah Rembesan Air
Jika kamu sering mendapati rembesan air yang keluar dari dinding kamar mandimu, itu bisa disebabkan oleh pengelupasan nat keramik. Kesalahan pemasangan nat di awal kemungkinan besar menjadi penyebab masalah ini. Salah satu kesalahan yang terjadi bisa jadi karena pencampuran bahan semen konvensional yang kurang tepat.
Semen konvensional merupakan bahan yang sulit tercampur. Sehingga saat diaduk dengan air, akan meninggalkan butiran-butiran semen keras. Campuran yang tidak rata menyulitkan nat untuk masuk dan merekat ke dalam celah keramik, serta menimbulkan keretakan.
Perlu diingat juga, sebelum memasukkan nat keramik, lantai perlu dibersihkan dari debu dan kotoran. Sehingga tidak ikut masuk bersama dengan nat, yang akan merusak campuran.
3. Mencegah Masuknya Serangga
Pemasangan keramik selalu diberikan jarak satu sama lain. Alasannya karena dalam satu dus, setiap keramik memiliki perbedaan ukuran sekitar 3-5mm, tidak presisi. Jarak yang diberikan bertujuan agar modul keramik pada lantai lebih bisa dikontrol. Selain itu, untuk memberikan ruang antar keramik saat terjadi pemuaian sehingga keramik tidak akan saling bertabrakan.
Celah yang disebabkan oleh pemberian jarak keramik kemudian ditutupi dengan nat keramik. Jika kamu tidak menutupi celah pada lantai, maka akan banyak serangga, seperti semut, kecoa, kaki seribu, dan kelabang yang bermunculan ke atas.
4. Menambah Estetika Keramik
Collor fill merupakan mortar instan berisi nat keramik yang mudah dibersihkan dan memiliki banyak pilihan warna. Fungsi nat keramik collor fill ialah untuk memberikan warna yang menarik dan tidak monoton, sehingga dapat menambah nilai estetika pada keramikmu.
Terdapat banyak merk collor fill yang bisa kamu pilih, pilihan warnanya pun beragam. Mulai dari warna-warna monchrome, hitam dan putih hingga warna-warna pastel yang cantik. Kamu juga bisa menyesuaikan warna nat keramik dengan corak keramikmu.
Tips Memasang Nat Keramik
Pemasangan nat keramik memang tidaklah sulit, tapi perlu ketelitian agar hasil yang didapatkan bisa maksimal. Untuk hasil yang lebih rapi dan maksimal, kamu perlu memperhatikan beberapa tips cara memasang nat keramik di bawah ini:
1. Bersihkan dan Keringkan Celah Sebelum Mulai
Pastikan kamu membersihkan setiap celah antara keramik yang akan dipasangkan nat dan juga mengeringkan permukaan yang basah. Fungsinya biar nat yang dimasukkan bisa benar-benar rata dan kering dengan sempurna.
2. Perhatikan Ketebalan Pengisian Nat
Jarak antar keramik lantai dan keramik dinding berbeda. Keramik lantai berjarak 3mm sedangkan keramik dinding berjarak 5mm, jika kamu salah pengukuran ketebalan nat, maka akan lebih sulit untuk dibersihkan nantinya.
3. Menekan dan Meratakan Nat
Kamu bisa menggunakan potongan sandal jepit yang berbahan karet sebagai media pengaplikasian nat pada keramik. Isi celah keramik secukupnya dan tekan hingga benar-benar rata. Celah keramik yang tidak terisi dengan penuh dan rata akan membuat keramik lebih mudah retak.
4. Biarkan Kering dan Bersihkan
Tunggu nat sampai benar-benar mengering, kemudian bersihkan sisa-sisa nat yang menempel pada keramik. Gunakan lap bersih atau sapu untuk membersihkan debu-debu bekas nat keramik.
Itu dia pembahasan tentang nat keramik meliputi pengertian, jenis-jenis nat keramik, fungsi nat keramik dan tips memasang nat keramik dengan baik yang peru kamu ketahui. Nat keramik memang sangat penting dan menjadi komponen pendamping dari lantai dan dinding yang tidak bisa diabaikan, terutama untuk mengisi celah keramik. Jadi, pastikan kamu memilih bahan nat keramik yang tepat dan sesuai kebutuhanmu.





