Keramik Keramik adalah material bangunan yang terbuat dari bahan dasar tanah liat. Jadi, akan ada banyak sekali motif-motif keramik dengan beragam bentuk, warna, dan corak. Apabila bingung dan pusing membedakan keramik dan granit, kamu cukup memeriksa bagian bawah keduanya. Granit adalah batuan padat yang mengandung mineral. Jadi, granit terbuat dari batu dan itu dipotong-potong dan memerlukan proses penghalusan. Berikut Kami jabarkan perbedaan antara Keramik dan Granit.
1. Material

Perbedaan pertama berasal dari aspek material. Lantai keramik dibuat dari tanah silikat atau tanah lempung yang dibakar dan diberi bahan pengilap (glaze). Di sisi lain, granit merupakan material yang dibuat dari batu alam yang ditambang. Batu alam ini nantinya mengalami proses penekanan dan pembakaran sehingga lembaran granit pun bisa terbentuk.
2. Cara pembuatan

Sebagaimana disebutkan, keramik dibuat dengan cara membentuk dan membakar tanah lempung. Setelah dibentuk dan dibakar, tanah lempung ini diberi bahan pengilap (glaze). Itulah mengapa lantai keramik memiliki permukaan yang mengilap/licin.
Berlainan dengan keramik, granit merupakan material yang ditambang dari alam. Granit terbuat dari magma yang mendingin dan terbentuk di bawah tekanan ekstrem. Oleh karena itu, granit perlu ditambang sebelum nantinya diolah melalui proses khusus.
3. Kecerahan warna

Saat ini, sudah banyak keramik dan granit yang memiliki warna cerah. Namun, jika keramik dan granit yang berwarna sama dibandingkan, kecerahan warna granit lebih tinggi dibandingkan dengan keramik. Tingkat kecerahan warna ditentukan dari seberapa besar kemampuan penyerapan air dari material tersebut. Semakin susah suatu material menyerap air, maka semakin cerah juga warna yang diperlihatkan.
4. Window frame

Garis window frame merupakan garis berwarna putih yang tidak tertutup warna di pinggiran keramik. Nah, Anda bisa menjumpai hal ini di keramik namun tidak di granit. Karena itulah, ini bisa menjadi perbedaan lantai granit dan keramik.
5. Permukaan/tekstur

Perbedaan lantai granit dan keramik selanjutnya terletak pada permukaan/tekstur dari kedua material ini. Dibandingkan dengan granit, permukaan/tekstur keramik biasanya tidak selalu rata. Sesekali Anda bisa menjumpai gundukan kecil pada permukaan keramik karena penyebaran cairan glaze yang kurang merata. Hal ini hampir tidak pernah dijumpai di permukaan lantai granit. Pasalnya, granit sudah melalui proses pressing sehingga permukaan lantai granit jadi lebih rata.
6. Corak/motif

Jika lantai keramik dan granit dibandingkan dari segi corak/motif, jenis lantai keramik memiliki corak/motif yang lebih variatif dibandingkan dengan corak/lantai granit. Biasanya, lantai granit hanya memiliki satu motif saja—yaitu motif batu alam dengan berbagai pilihan warna yang cerah tapi soft.
7. Daya serap air

Daya serap air pada lantai keramik lebih tinggi dibandingkan dengan daya serap granit. Ini disebabkan karena pori-pori lantai keramik lebih besar dibandingkan dengan pori-pori lantai granit.
8. Perawatan

Granit membutuhkan perawatan yang lebih ekstra dibandingkan keramik. Selain harus sering dibersihkan, hal-hal seperti benturan dengan benda lain bisa mengakibatkan granit jadi rusak. Kalau sudah begini, Anda perlu mengganti granit yang tentunya membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
9. Kenyamanan

Walaupun kedua jenis lantai bisa memberikan efek sejuk dan dingin pada kaki, lantai granit lebih sejuk dan dingin dibandingkan dengan lantai keramik. Pori-pori lantai granit bisa menyerap dan menjaga hawa dingin dari udara. Karenanya, ketika diinjak permukaan lantai terasa sejuk.
10. Harga

Menurut Anda, apakah granit lebih mahal dari keramik? Granit lebih mahal dibandingkan dengan keramik. Alasannya, cara mendapatkan dan proses pengolahan material granit tidaklah mudah.
Lebih Bagus Mana Granit atau Keramik?
Kedua jenis material sama-sama bagus digunakan untuk lantai rumah Anda. Hanya saja, budget dan peletakan biasanya menjadi dua aspek yang perlu dipertimbangkan.
Jika budget bukan masalah bagi Anda, maka granit bisa jadi pilihan yang bagus untuk kebutuhan lantai rumah Anda. Tetapi, pertimbangkan lagi peletakkannya. Anda tentu tidak bisa meletakkan ubin granit kamar mandi karena licin. Jadi, pilihlah ubin keramik yang lebih bertekstur dibandingkan ubin granit.
Cara Memilih Lantai Granit dan Keramik yang Bagus
Setelah mengetahui perbedaan lantai granit dan keramik, mungkin Anda jadi penasaran bagaimana cara memilih lantai granit dan keramik yang bagus.
Ada beberapa aspek yang perlu Anda pertimbangkan sebelum memilih lantai dan keramik yang bagus , di antaranya:
1. Pertimbangkan Anggarannya
Berbagai varian model keramik maupun granit yang dijual terkadang membuat Anda bingung memilih produk yang tepat untuk lantai rumah. Supaya tidak bingung, tentukan terlebih dahulu budget yang sanggup Anda keluarkan untuk membeli keramik/granit. Dengan demikian, Anda bisa memilih keramik/granit yang tepat sesuai dengan anggaran yang dimiliki.
Jika Anda tak keberatan mengeluarkan budget berlebih, granit bisa menjadi opsi yang baik untuk lantai rumah. Di sisi lain, jika budget Anda terbatas, maka ubin keramik cukup bagus digunakan sebagai lantai rumah.
2. Pertimbangkan Desain Keramik/Granit
Desain juga perlu Anda pertimbangkan ketika berbelanja granit/keramik. Sesuaikan desain dengan jenis ruangan agar tampilan ruangan Anda terlihat lebih apik.
Selain desain keramik/granit, Anda juga perlu mempertimbangkan warna keramik. Selaraskan pilihan warna ubin dengan warna tembok dan lighting. Tak lupa, pastikan juga ukuran keramik yang Anda pilih tidak membuat ruangan jadi terkesan sempit.
3. Sesuaikan Dengan Kebutuhan
Sesuaikan pilihan lantai Anda dengan jenis ruangan. Keramik untuk ruang tamu atau kamar tidur tentunya akan berbeda dengan keramik untuk kamar mandi.
Di mana letak perbedaannya? Pertama, ubin berbahan keramik tentunya lebih baik dibandingkan ubin granit karena tidak licin. Lalu, ukuran dan desain keramik kamar mandi biasanya juga berbeda. Ukuran keramik kamar mandi biasanya dibuat lebih kecil dibandingkan dengan ubin keramik untuk ruangan lain.
4. Pilih Granit/Keramik Dengan Kualitas Terbaik
Selain tips-tips di atas, tentunya Anda juga perlu memilih granit atau keramik yang hadir dengan kualitas terbaik. Dengan menggunakan granit/keramik berkualitas tinggi, keramik/granit yang Anda pilih bisa awet sehingga biaya maintenance bisa ditekan.
Bagi Anda yang ingin menggunakan granit untuk lantai rumah Anda, Granit berukuran 60 x 60 cm, cocok untuk ditempatkan di lantai ruang tamu, ruang keluarga, hingga kamar tidur.
Ubin Balkan memiliki desain yang timeless. Pilihan warnanya pun netral jadi bisa dipadupadankan dengan mudah dengan ruangan mana pun.
KESIMPULAN
Kelebihan keramik
1. Kuat terhadap tekanan
2. Motif dan polanya beragam
3. Mudah sekali didapatkan karena hampir semua toko bangunan menjualnya
4. Mudah dibersihkan
5. Harganya relatif murah
Kekurangan keramik
-
Memerlukan nat
Saat dipasang, keramik memerlukan nat (garis sambungan yang menghubungkan antara keramik-keramik lantai) yang besar atau lebar. Rata-rata nat bisa berukuran tiga sampai lima milimeter. Namun, ada beberapa jenis keramik yang sudah menyerupai granit karena memiliki garis nat yang tipis dan tidak ada bevelnya. Jika nat besar, itu dapat berisiko membuat nat kotor dan sangat sulit dibersihkan.
-
Tidak bisa dipoles
Ketika keramik mendapatkan sebuah goresan, hal itu tidak bisa dipoles sehingga goresan akan terus membekas pada keramik.
- Permukaannya dingin
Permukaan dingin pada keramik karena keramik tidak kontra terhadap suhu ruangan. Pada ruangan ber-AC, lantai keramik akan dingin. Kalau terkena matahari, lantai keramik akan panas.
-
Mudah pecah
Keramik adalah material yang mudah pecah, tapi itu juga tergantung dari KW yang dimiliki. Apakah KW 1, KW 2, atau KW 3. Keramik dengan KW kecil memiliki kualitas lebih bagus dibanding KW besar, termasuk risiko pecah yang sedikit.
Kelebihan granit
-
Lebih kuat dibanding keramik
Karena materialnya terbuat dari batu alam, tekstur granit lebih kuat dibanding keramik yang terbuat dari tanah liat.
-
Warnanya lebih mengilap dibanding keramik
Warna permukaan granit lebih mengilap dibanding keramik karena ada proses finishing di bagian atas granit. Tahan goresan dan bisa dipoles Berbeda dengan keramik yang mudah tergores dan tidak bisa dipoles, granit justru menjadi material lantai yang
-
Tahan goresan serta bisa dipoles.
Lebih memiliki kesan alami Granit lebih memiliki kesan alam, presisi material yang lebih baik, dan nat granit lebih kecil dibandingkan dengan keramik.
Kekurangan granit
-
Memiliki pori-pori lebih besar
Dibanding keramik, granit memiliki pori-pori lebih besar. Sebab itu, jika permukaan granit terkena noda seperti tumpahan kopi, teh, dan sebagainya, itu bisa menyerap apabila tidak langsung dibersihkan.
-
Harus menggunakan tenaga profesional
Dalam pemasangan granit, membutuhkan bantuan tenaga profesional karena tidak semua pekerja bangunan atau tukang yang memasang keramik bisa memasang granit. Sebab itu, biaya pemasangan granit pastinya lebih mahal ketimbang keramik.
-
Harganya lebih mahal
Dibandingkan dengan keramik, harga granit yang dijual di pasaran tentu lebih mahal karena kualitasnya yang lebih baik daripada keramik.





